October 7, 2016

Menikmati Secangkir Kopi di Tebing Breksi



www.andinugraha.com - Minum kopi merupakan salah satu minuman favorit sebagian besar orang. Di Indonesia sendiri, kopi sudah mulai menjadi bagian dari gaya hidup. Selama di Yogyakarta sering sekali aku diajak ngopi. Terutama oleh teman satu kostku Endro. Sering sampai pagi di tempat kopi. Tidak hanya ngopi saja, tapi sembari mengerjakan suatu hal. Biasa Endro memilih tempat kopi untuk mengerjakan skripsi. Aku juga sama, namun bukan skripsi tapi nulis buku atau tidak blog.

Sebenarnya aku sendiri tidak terlalu suka ngopi, kalau lagi pengen minum, baru aku beli atau tidak bikin sendiri di kost. Berbeda dengan Endro yang hampir setiap pagi pasti minum kopi. Selain suka ngopi bareng, kami juga sering bersepeda bareng.

Sahabat bisa baca disini :

Sudah lama kami merencanankan untuk pergi bersepeda ke Tebing Breksi. Namun cuaca membuat kami gagal untuk bersepeda. Jika malam harinya hujan sampai pagi, biasanya siang sampai sore harinya cerah. Kebetulan Rabu itu cuaca sore cerah. Kami pun menyempatkan untuk pergi ke Tebing Breksi.

Karena waktu itu ada keperluan sebelum berangkat, jadi kami putuskan untuk menggunakan motor saja. Tak lama mas Ale, teman kami mendaki datang ke kost. Mendengar kami mau ke tebing breksi, dia juga mau ikut.

Jadi kami bertiga pergi ke tebing breksi sehabis sholat Ashar. Mas Ale sendiri sebenarnya sering sekali jalan-jalan di daerah Yogyakarta. Karena dia mempunyai usaha yang bernama Jeva Tour and Travel. Jadi setiap tamu yang menggunakan jasanya. Mas Ale sering ikut mengantar tamunya jalan-jalan.

Jadi wajar kalau dia banyak tahu tempat wisata di Yogyakarta. Setelah Ashar kami berangkat dari kost. Kurang lebih perjalanan 45 menitan dari kost. Sampai disana pukul 16.30.

Sampai di tempat parkir, terlihat Tebing Breksi sangat indah. Sudah banyak juga para pengunjung yang datang. Tidak hanya yang menggunakan motor saja, mobil juga ada. Bahkan ada beberapa orang yang menggunakan sepeda. Aku jadi pengen bersepeda ke tebing breksi.


Sesampainya di Tebing Breksi kami disambut oleh para penjaga parkir dan penjaga di pintu masuk.  Di tepat parkir, sudah penuh motor dan mobil para pengunjung.


Untuk masuk ke Tebing Breksi, sahabat hanya membayar parkir sebesar Rp. 2.000,- untuk kendaraan motor, untuk mobil Rp. 5.000- dan untuk bus, Rp. 10.000,- Sedangdan uang masuknya seikhlasnya. Waktu itu kami membayar Rp. 10.000,- untuk masuk kami bertiga dan parkir dua motor.

Tebing Breksi ini juga ada sejarahnya. Jadi dulu sekitar puluhan tahun yang lalu, bukit kapur yang sekarang dinamai Tebing Breksi ini, menjadi sumber mata pencaharian warga. Mereka menambang dan memperoleh pendapatan dari sana. Namun seiring berjalannya waktu, penambangan tersebut dihentikan oleh Pemerintah.

Meskipun demikian, para warga tidak kehabisan akal. Kemudian munculah ide, ketika melihat bekas-bekas galian meninggalkan gurat-gurat yang indah pada tebing. Perpaduan warna putih berkilau memberikan panoramik yang indah.

Pernah juga ada sejumlah peneliti melakukan kajian dan hasilnya batuan kapur breksi disana ternyata adalah endapan dari abu vulkanik dari Gunung Api Purba Nglanggeran. Maka, kawasan ini masuk dalam cagar budaya dan harus dilestarikan.

Sama halnya dengan keberadaan Gunung Api Purba Nglanggeran, Candi Ijo, Situs Ratu Boko dan sebagainya. Dulu ketika tahun 2015 sempat aku pergi main ke Candi Ijo, tapi tebing breksi belum sebagus sekarang ini. Di tahun 2106 ini justru tebing breksi terlihat lebih bagus.

Banyak orang setiap harinya yang mengunjunginya. Selain bisa untuk mengabadikan foto. Di kawasan tebing breksi ini juga tersedia warung-warung yang menjual berbagai makanan, minuman dan cemilan. Tersedia juga Mushola untuk melaksanakan Sholat. Karena kebanyakan yang berkunjung ke sini sore hari. Sebelum ngopi, kami keliling untuk melihat keindahan di sekitar tebing breksi.

Sesampainya di Tebing Breksi Endro langsung minta foto di dekat ukiran di dinidng tebing. Karena penuh yang foto, jadi harus sabar dan bergantian.


Aku juga tidak mau kalah, akhirnya berfoto juga dengan sabar karena lagi-lagi yang mau berfoto di background ukiran tersebut sangat banyak. Terutama perempuan, sekali foto bisa lama dengan banyak gaya pula.



Selain bisa foto di background ukiran, para pengujung juga bisa berfoto dengan burung hantu. Dengan membayar biaya seikhlasnya. Bagi sahabat yang tidak takut bisa berfoto dengan burung hantunya. Biar seperti master Limbad :D

Disamping ukiran aku foto, ada juga dua foto wayang yang di ukir. Aku salut kepada para pengukirnya, begitu bagus nan indah. Yang tadinya batu sekarang jadi pemandangan bagus di tebing.


Ada juga mobil yang mengangkut pecahan-pecahan batu dari tebing. Tidak hanya satu mobil saja tapi banyak. 


Mas Ale sendiri memilih selfie dengan Endro. Meskipun di tempat yang ramai, tapi tetap PD untuk mengabadikan foto. Setelah itu kami melanjutkan keliling ke atas.


Setelah itu kami melanjutkan keliling ke atas, melewati tangga. Tidak sedikit juga yang mengabadikan foto di tangga menuju atas. Tidak perempuan tidak laki-laki semuanya bergantian mengabadikan foto.


Ketika sampai atas disambut dengan pemandangan yang sangat indah. Dengan tulisan, "Welcome to Tebing Breksi, Kawasan Wajib Senyum" Jadi bagi sahabat yang mau kesini jangan lupa selalu tersenyum ya :)


Selain itu, kami juga dapat melihat indahnya gunung Merapi. Meskipun dari kejauhan tapi pemandangannya sangat indah dan bagus dijadikan background foto.


Disini juga ada beberapa tempat duduk yang terbuat dari bambu, yang disediakan khusus untuk para pengunjung. Ada juga beberapa papan yang tertancap dengan tulisan yang unik dan berbeda-beda.


Seperti papan yang bertuliskann di belakangku, "Dimana Ada Kamera Disitu Anda Selfie" dan "Jast Go And Play" Karena aku yang difoto terus, akhirnya gantian untuk difotkan.


Setelah itu aku ingin foto di bawah, namun diambil dari atas, aku rasa bagus. Aku pun langsung turun untuk duduk ditempat yang aku inginkan. Semakin sore bukan malah sepi tempat ini, tapi justru malah rame sekali.


Semakin sore pemandangan semakin bagus, banyak juga bendera sang merah putih yang di pasang di setiap pojok. Memang Indonesia banget tempatnya. Aku pikir kalau pagi hari juga akan lebih indah. Bisa melihat terbitnya matahari pagi.


Di bawah juga ada lapang yang berbentuk lapangan. Di kelilingi juga dengan bangku-bangku untuk duduk. Biasanya digunakan untuk pementasan. Kalau sore akan lebih jelas jika dilihat dari atas.


Semakin kami jauh keliling, semakin banyak juga melihat tempat duduk, papan yang bertuliskan kata-kata. Papan yang dibawah ini bertuliskan, "Lupain aku gapapa, tapi jangan lupain SHOLATMU"

Menurutku selain bagus jadi mengingatkan para pengunjung atas kewajiban kita menjadi seorang muslim. Meskipun sudah menjadi kewajiban, kami tetap saja lalai. Jadi tak ada salahnya saling mengingatkan.


 

Semakin sore semakin bisa melihat matahari terbenam. Namun pengunjung yang berdatangan semakin banyak. Tak sedikit juga yang membawa kamera untuk mengabadikan foto di tebing breksi ini.


Tak lama suara adzan berkumandang. Kami berbegas untuk turun ke bawah dan bersiap-siap untuk ngopi. Dan yang membuatku salut, para petugas di tebing breksi ini datang ke atas untuk mengingatkan para pengunjung untuk turun. Selain memang mau tutup, untuk menjaga jika terjadi seusatu.

Ketika sampai bawah kami langsung duduk dan memesan kopi. Disinilah sebenarnya tujuan kami baru dimulai. Menikmati secangkir kopi di tebing breksi. Selain kopi kami juga pesan gorengan untuk menemani kopi.



Itulah caraku menikmati kopi sembari mengabadikan foto di tebing breksi. Aku yakin sahabat pasti pernah ke tempat ini duluan dibangkan denganku. Silahkan berikan komentarmu dibawah ini :)

Artikel Terkait

Founder DiaryMahasiswa.Com Hobinya Jalan-jalan, makan, bersepeda dan membaca | Penulis 5 Judul Buku | Bisa dihubungi : PIN : D097B234 | SMS/WA 085723741831

64 Komentar dari sahabat Andi Nugraha

Asikkk. MInum kopi di pagi hari.

Itu kemarin malam mas,, tapi aku publish pagi ini. :D

MasyaAllah. Indahnya...
Asyiik bisa jalan-jalan, mengabadikan kenangan. Diceritakan pula.

Di jogja ada tebing keren gitu ya mas.. murah lagi masuknya.. keren pemandangannya..

arena pementasannya mirip arena gladiotor ya, sebenernya cocok banget kalo buat foto preweding tuh.. tema gladiator

nyeruput kopi sambil gorengan mendoan ketoke kok yo enak tenan ya mas..apalagi panoramanya tebing gitu

Baru tahu aku kalau Breksi sekarang udah ada karcisnya. Duh itu atasnya kok nggak rimbun lagi. Padahal dulu pas rimbun banyak kupu-kupunya

Indonesia memang indah :)
Alhamdulilah masih diberkan izin untuk jalan-jalan dan mengabadikannya di blog sederhana ini :)

Iya mas, makannya maen kesini ke Yogyakarta, biar bisa jalan-jalan.. hehe :)

Iya mas, boleh tuh dicoba, preweding lagi mas Puput :)

Betul mas Dhanang.. awas ngiler ya.. hihi :D

Iya mas sekarang ada karcisnya, mungkin buat nambah dana mempercantik tebingnya :)

Aku malah baru pertama kalinya ke tebing breksi mas, jadi baru tahu.. :)

Dulu berarti lebih bagus ya mas diatasnya itu ?

Suasananya dingin sepertinya ya, soalnya daerah situ lumayan tinggi. Cocok bgt duduk santai smbil minum kopi. Duh jadi pengen.. :D

Subhan Allah mantap kali pemandangan nya lae...

Kok bisa sih harga tiket masuknya seikhlasnya??? Murah banget ya,

Betul mas dingin, tapi bikin betah karena pemandangannya :)
Maen saja mas, biar tidak penasaran :)

Indah ya mas pemandangannya :)

Dulu kabarnya malah tidak bayar mas untuk masuknya alias gratis :)
Jangan lupa mampir kalau ke Yogyakarta mas :)

Duh bang Andi jalan2 terus gue diajak ya bang kalau ke jogja entar hahaa...

Kebetulan termasuk pecinta kopi, kalau dlm sehari aja nggak ngopi rasanya ada yg kurang hehe. Tapi gue belum pernah ngopi sambil nikmati view kayak gitu, duh... bingin cepet2 mau ke jogja lagi ini :'v

Menikmati secangkir kopi di tebing breksi
Jadi yg dinikmat itu cangkirnya toh
Hebat keturunan kusa lumping nih

hehe.. iya nih bang :)

Oh yah, wah sampe segitunya ya bang.. jangan2 bisa sakit tuh karna gak minum kopi seharian.. :D

boleh dicoba di tebing breksi bang, biar tambah keren viewnya :)

terakhir kapan gitu bang ke Jogja ?

Asem ki mas Niki :D

kusa ?
kuda x bang.. hehe

yang bisa menikmati cangkirnya itu tak melulu kuda lumping bang :D

Tuh Limbad juga bisa.. :D

Wah keren tempatnya...btw tamplatenya ganti lagi nih... makin responsive...

pemandangannya cantik banget, apalagi senja :')

Betul mba Sari, senja itu indah :)

Anjay surga bener itu lihat pemandangan disambi nyereput kopi sama makan gorengan.

Betul mas Rezky.. asik dan menyenangkan :)

Wah, asiiik banget tuh, ngopi pinngir tebing pemandangannya indah..

Iya mas Firdaus..Apalagi di nikmati bersama teman, sahabat atau keluarga, pasti akan lebih indah :)

wah keren banget, semoga suatu saat bisa kesana :D

Selain asik, juga menyenangkan.. Jarang2 kan ngopi di tempat seperti ini :)

aamiin, semoga disegerakan mas Hanif :)

iya ya kayanya asik banget, cocok banget kalau minum kopihitam dan kopi susunya ditemani dengan UBI CILEMBU dari DESA CILEMBU...pasti tambah makjleb deh

Asikasikk~

Terakhir tetap setahun lalu, kangen berat sama jogja hhe

Kalau mau ke Jogja nanti nunggu cuacanya bagus bang, akhir2 ini di Yogyakarta hujan terus. Kalau tidak hujan kan bisa jalan-jalan :)

Betul tuh mang, ubi di makan di tempat yang dingin itu enak banget, apalagi di tempat yang viewnya bagus, ditemani dengan segelas kopi.. Duh, jadi pengen nih mang :D

dulu saya paling gak suka kopi m,as.. tapi beberapa tahun ini saya suka ngopi lagi m,as... alhamdulillah tebing breksi makin mantap dah....

Menikmati kopi di tebing Breksi, saat matahari mulai bersembunyi, duh... romantis sekali :)

asikk dahhh , pasti kopinya bawa sendri :v

Kenapa mas Angki dulu kok tidak suka kopi. Kemudian apa sebabnya sekarang jadi suka.. :D

Iya mas, aku lihat postingan tentang tebing breksi di blog mas Angki yang di post satu tahun yang lalu berbeda sekali dengan sekarang.. :)

Betul pak, apalagi ditemani pasangan yang sudah halal :)
Minumnya wedang jahe, ditambah cemilannya tasuba :)
wueenak pasti pak.. :D

Hehe.. gk mas, itu kopi beli di daerah tebing breksi kok :)
justru dari kost niatnya ke tebing breksi itu ngopi.. hehe

Waah..., sippp itu, Mas Andi, siiippp....

Sebagai pecinta kopi, lihat ini jadi iri

Kalau iri, silahkan membuat kopi sendiri kemudian diminum deh.. hehe :D

Catet, kalau ke Jogja lagi kudu ngopi di sini, keren viewnya.. beberapa bulan lalu juga pernah liat temen di Jogja foto-foto di sini, tempatnya masih biasa banget.. sekarang jadi mirip GWK ya, ada ukir-ukirannya, kreatif banget lah orang Jogja.

Iya dulu memang belum sebagus ini mba, tapi sekarang sudah lebih bagus dan viewnya juga indah :)

Betul, orang Jogja selain istimewa juga kreatif mba :) Boleh juga tuh kalau ke Jogja agendakan untuk ngopi di tempat ini :)

ya memeang betul jogya terkenal dengan ukiranya yang bagus,
sampe sampe tebing aja di ukir, maantap mantap (y)
kira kira itu di berhentikanya penambangan tahun berapa ya mas andi?

Iya mas, keren. Jogja memang istimewa :)
Wah aku kurang tahu mas, waktu baca seklias dari beberapa website tidak ada tahunnya :)

Wuahhh, minum kopi di tempat dan suasana yang pas pastinya bikin nambah nikmat rasa kopinya ya maaas. Keren juga nih tebing breksiii. Tengkyu infonya maaaassss

Batul, jadi serasa nambah mantap aja nih nyeruput kopinya :D

Sama-sama :)
Boleh kapan-kapan kelau ke Yogyakarta, mampir ke tebing breksi :)

wah mantap, minum kopi sambil di suguhi pemandangan yg indah

iya karna yogya memang terkenal dengan ukiranya, karena waktu dulu saya sekolah dengan tehnik jurusan kayu (maka dari itu saya sedikit tahu tentang ukiran jogya :)

Oh yah, sudah lama kah mas ?
Sekolah dimana mas dulu ?
sekarang di Tasik ? atau masih di Yogyakarta ?

kalau pagi pagi itu emang asyik seruput secangkir kopi ....

Betul mas Ilham, tapi itu aku di sore hari .. hehe

Wah sekarang mah udah nggak bisa jalan-jalan mas kayak waktu belum married, soalnya ada urusan penting yang harus didahulukan... Malah seumur-umur belum pernah nginjek jogja, hahaha... Parah ya


Iya betul ya mas, terutama kepentingan keluarga.. :)
Gpp mas Hen, yang penting sudah tahu dari internet.
Semoga suatu saat bisa ke Jogja secara langsung mas .. aamiin

sekarang sudah bagus ya,...
dulu cuma tebing tebing aja

kapan aku bisa keamsri ya, indah sekali

setuju bangeeet...dimana ada kamera disitu ada selfie hehehe

Iya betul, setiap tahun ada perbaikan, dan sekarang sudah seperti ini.

Tunggu saja hingga tahun besok, ada kejutan apalagi :)

Terima kasih sudah membaca. Silahkan tinggalkan komentar, karena komentar kalian semua sangat berarti bagiku. Sebuah komentar bisa memotivasi seorang blogger agar bisa terus berbagi dan menginspirasi malalui tulisan.

Berkomentarlah dengan sopan, karena itu bisa mencerminkan dirimu sendiri.
In shaa Allah aku sempatkan untuk membalas satu persatu.

Sahabatmu,
Andi Nugraha
EmoticonEmoticon