February 14, 2017

Berkunjung Ke Grhatama Pustaka, Perpustakaan Terbesar SeAsia Tenggara


www.andinugraha.com - Sebagai seorang blogger, membaca merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan. Selain menambah wawasan, membaca juga bisa memperbaiki tulisan. Tempat yang nyaman, membuat tenang untuk baca.


February 4, 2017

Ngabuburit di Candi Sambisari


www.andinugraha.com - Menikmati pemandangan di Yogyakarta memang tidak ada habisnya. Setiap tahun ada saja hal yang baru untuk dijadikan tempat wisata. Kamis sore itu aku pergi ke rumah bapak Akhmad Muhaimin Azzet. Biasa aku memanggilnya pak Akhmad. Selain penulis, beliau juga blogger. Jika sahabat sering baca blognya pasti tahu. Kalau penasaran buka saja Kedai JO Istimewa.

Pak Akhmad sendiri lahir di Jombang, Jawa Timur. Sekarang tinggal di Yogyakarta. Bersyukur bisa kenal beliau. Bisa banyak belajar, selain ilmu agama juga tentang kepenulisan. Aku berteman sudah 2 tahun yang lalu, tapi hanya lewat facebook.


Pertama kalinya bertemu di kost. Di mana tempat tinggalku selama merantau. Waktu itu pak Akhmad sedang mengantarkan pesanan wedang jahe ke daerah dekat tempat tinggalku. Kebetulan mampir ke kost. Beliau tahu sedikit daerah tempat tinggalku ketika membaca postingan di blogku tentang sate qur'ban. Jika sahabat ingin baca, disini : Semarak Qur'ban, Sate dan Tongseng Jadi Menu Andalan Anak Kost

Dengan baiknya ketika mampir ke kost, aku dibawakan wedang jahe yang beliau jual. Rasanya enak, mau diminum hangat ataupun dingin tetap cocok. Sirup wedang jahe ini merupakan salah satu oleh-oleh khas dari Yogyakarta. Jika sahabat ingin tahu atau membelinya silahkan baca Sirup Wedang Jahe Khas Jogja

Baca juga : Menikmati Keindahan Candi Prambanan

Selain main, kami juga sempat makan soto kemudian jalan-jalan ke toko sepeda. Kami hanya lihat-lihat dan ingin tahu ada sepeda apa saja. Mulai dari yang harganya murah hingga juataan ada di pasar sepeda itu.

Sudah lama aku ingin sekali bersilaturahmi ke rumahnya. Tapi karena kendala kendaraan, jadi belum bisa kapan saja aku mau. Selasa siang aku mengirim pesan singkat kepada beliau melalui inbox facebook.

Andi : Pak, bulan ini ada waktu? Saya ada rencana main ke rumah bapak, tapi belum tahu kapan, baru rencana.
Pak Akhmad : Insya Allah ada Mas. Yang penting ngabari dulu beberapa hari sebelumnya. Nanti sekalian kita ke candi sambisari ato tempat lain yg kira2 bisa Mas Andi tulis di blog, hehe...
Andi : Kalau hari Kamis gimana? Bapak bisanya jam berapa ?
Pak Akhmad : Sipp, Mas
Kalo Kamis bagaimana kalo sore, Mas, ba'da ashar gitu, nanti sekalian buka puasa di burjo madura yang dulu pernah sy tulis, hehe..

Kamis ba'da Ashar aku pergi ke rumah beliau, sesampainya disana aku sudah ditunggu dekat pintu masuk ke Candi Sambisari. Aku diajak keliling dan menikmati keindahan candi. Untuk tiket masuk ke candi Sambisari ini cukup terjangkau, terutama untuk para mahasiswa. Sahabat cukup membayar biaya Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) per orang.


Untuk parkir motor ada disebelah tempat masuk ke candi. Karena sore itu pukul 17.00, jadi tidak usah bayar tiket masuk. Para penjaga loket juga sudah pulang. Jadi aku masih bisa menikmati pemandangan. Sebelum lanjut cerita, aku kasih tahu sedikit tentang sejarah candi Sambisari. Jadi sahabat pembaca jadi tahu.

Seperti yang kita ketahui, selama ini kebanyakan sisa peninggalan sejarah berupa candi terletak di tanah yang tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya. Bahkan candi-candi tersebut memang dibangun di ketinggian atau di lereng bukit seperti kompleks Candi Arjuna di Dieng dan candi-candi lainnya.
Tapi di Yogyakarta ada sebuah candi yang lokasinya cukup unik, yaitu Candi Sambisari. Sahabat mungkin ada yang belum pernah mendengar candi ini. Candi ini terletak di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, DIY. Jarak dari Kota Yogyakarta hanya sekitar 12 km arah timur, atau kira-kira 4 km sebelum Kompleks Candi Prambanan. 
Uniknya Candi Sambisari terletak kira-kira 6,5 meter lebih rendah dari permukaan tanah. Peninggalan sejarah ini dibangun sekitar abad ke-9 pada masa pemerintahan Raja Rakai Garung, candi hindu ini sempat terkubur material vulkanik Merapi. Kemudian pada tahun 1996 ada seorang petani Dusun Sambisari yang tanpa sengaja menemukan candi yang telah terkubur berabad-abad ini.
Setelah dilakukan proses evakuasi, Candi Sambisari pun kembali menampilkan sosoknya yang anggun dan megah. Candi Sambisari terdiri dari kompleks candi induk dan 3 candi pewara atau candi pendamping dengan dikelilingi pagar batu 2 lapis.
Untuk masuk ke area candi terdapat 4 pintu masuk. Rumput disekitar candi pun membuat keindahan candi lebih mempesona. Selain bisa dinikmati dari pelataran, keindahan candi ini bisa dilihat dari ketinggian. Jika sahabat merasa puas menikmati keindahan Candi Sambisari, bisa mampir ke museum mini untuk mengetahui rangkaian sejarah candi.

Pertama kalinya masuk kawasan Candi Sambisari aku senang melihatnya, selain pemandangannya yang indah, terlihat ada beberapa orang yang sedang syuting. Sebelum melihatnya dari dekat, aku keliling di sekitar candi terlebih dahulu.


Terlihat dari jauh Candi Sambisari seolah dilindungi oleh benteng-benteng yang ada di sekitarnya. Rumputnya sepertinya terjaga, terlihat rapih dan bagus. Pohon-pohon dan bunga di sekitar candi pun indah. Tempatnya lebih terjaga, tak terlihat sampah berserakan.


Dilihat-lihat seperti kasur ya, terlihat nyaman dan empuk. Salut sekali dengan para pengelola Candi Sambisari. Terlihat bersih dan membuat para wisatawan yang datang betah. Di candi ini hampir semua orang membawa camera ataupun handphone untuk mengabadikan foto.


Karena pesaran dengan yang sedang syuting, aku dan pak Akhmad mendekat turun kebawah. Sepertinya ramai dan terlihat ada beberapa perempuan yang sedang menari.


Para penari membawa tempat semacam untuk minta saweran. Sutradara dan crew yang lainnya mengarahkan para penonton yang sedang di dekat penari. Nanti ketika penari menyodorkan tempat atau wadahnya, para penonton diharuskan memberikan uang untuk dimasukan ke tempat yang dibawa penari.


Awalnya kupikir uang itu dari para penonton sendiri, ternyata sudah di sediakan. Setelah beberapa tarian para penari istirahat, kemudian dilanjutkan di sudut candi yang berbeda. Karena kami penasaran kami pun melihat banner yang ada di dekat para penari.


Setelah melihat dari dekat, ternyata tari ini merupakan penggalangan dana untu keberangkatan penari indonesia ke festival tari dunia yang lokasinya di Candi Sambisari.


Aku dan pak Akhmad sempat membacanya dari dekat karena tak terlihat tulisannya. Tak sadar ketika melihat dari jarak yang cukup dekat. Kami di tegur oleh salah satu crew yang sedang memegang camera.

Di daerah candi semakin sore masih tetap ramai para pengunjung yang datang. Apalagi ada yang suting, selain ramai yang melihat ada beberapa nung menunggu khusus untuk berfoto bareng.


Setelah puas, kami kembali ke atas untuk melihat bagian sudut daerah candi. Katanya candi ini meskipun hujan tidak akan banjir, karena sudah dirancang sedemikian rupa. Selain itu ada juga tempat makan di sekitar candi, tapi waktu itu tutup karena sudah sore. Tapi tempatnya sangat cocok, selain bisa menikmati makanan sekaligus menikmati keindahan candi.



Sebelum pergi dari daerah candi, kami menyempatkan berfoto terlebih dahulu. Aku sengaja selalu bawa buku. Selain bisa untuk dibaca saat istirahat bisa juga ya buat di pegang saat difoto.hehe


Kemudian kami melanjutkan untuk masuk ke museum candi untuk melihat sejarah dan foto-foto zaman dulu.







Setelah itu, aku baru diajak ke rumah pak Akhmad. Tak lama dirumah, kami langsung pergi ke masjid karena waktu Maghrib sudah datang. Setelah itu aku diajak pergi ke es burjo Madura. Sebelumnya aku sering makan burjo, tapi kali berbeda. Coba sahabat lihat, pasti pengen.


Di Jogja sendiri banyak yang jualan burjo seperti ini. Meskipun pada warung makan pun banyak. Tapi burjo ini asli dari Madura. Tempatnya seperti angkringan, bisa dibungkus dan bisa juga di makan ditempat.


Harganya terjangkau, hanya Rp.5.000,- (lima ribu rupiah) sudah bisa menikmati burjo Madura ini. Ketika burjo disajikan tepat di depanku, aku kaget. Karena bentuknya berbeda dengan burjo pada umumnya.


Melihatnya saja seger, apalagi makan langsung. Selain ditambah susu dan roti, burjo ini juga ditambah dengan parutan es yang membuatnya segar. Jika sahabat ingin tahu detailnya tentang es burjo ini. Silahkan baca tulisan pak Akhmad yang berjudul Es Burjo Madura Cak Efendi yang Enak dan Seger

Baca juga : Suka Duka Bermalam Di Hutan Pinus Yogyakarta

Ketika di Candi Sambisari aku juga sempet mengadikan momen dengan video. Bisa sahabat lihat dibawah ini :


Demikian ya, semoga ceritaku ini bisa bermanfaat bagi sahabat yang ingin pergi ke Candi Sambisari sekaligus menikmati es burjo Madura.

January 22, 2017

Suksesnya Talk Show Muslimpreneur #2



www.andinugraha.com - Hai sobat blogger. Gimana kabarnya ? Ditahun 2017 ini aku baru sempat menulis lagi di blog. Bukan berarti selama awal tahun ini gak pernah buka blog. Malahan setiap hari, tapi baru kali ini aku bisa menulis di blog lagi.

December 31, 2016

Resolusi Saya di Tahun 2017


www.andinugraha.com - Waktu terus berputar, tak terasa sudah memasuki penghujung tahun 2016. Bisa kita hitung tinggal satu hari lagi memasuki tahun 2017. Sebelum Desember berakhir aku harus mengevaluasi selama tahun 2016 ini. Melihat apa saja yang sudah dicapai, memperbaiki resolusi yang belum dicapai. Kemudian aku menyusun kembali resolusi untuk 2017.

Setiap orang pasti mempunyai mimpi atau keinginan yang ingin diwujudkan. Bisa berupa keinginan dalam bidang pendidikan, olahraga, bisnis dan lain sebagainya. Semenjak aku merantau di kota pelajar, tepatnya tahun 2013. Aku membuat resolusi yang jumlahnya ada 100. Dari sekian banyaknya, ada yang sudah tercapai dan ada yang masih dilanjutkan hingga sekarang.

Resolusi itu aku sebut dengan kalender Impian. Beberapa diantaranya setiap tahun masih tetap aku perjuangkan. Di tahun 2017 ini ada beberapa resolusi yang ingin aku wujudkan. Diantaranya, sebagai berikut :

1. Wisuda 2017


Senang rasanya bisa menjadi seorang mahasiswa. Bisa belajar lebih dan bisa fokus dengan cita-cita selama kuliah. Bersyukur karena orang tua masih bisa membantu, baik dalam materi ataupun doa. Namun banyak juga yang menyia-nyiakannya ketika orang tua mampu membiayainya. Aku harap bukan kalian.

Setiap akhir dari perjalanan aku biasa menceritakannya dalam blog sederhanaku ini. Begitupun dengan kuliah. Skripsi merupakan catatan akhir kuliah. Catatan itu akan ku rampungkan di awal-awal tahun 2017 dengan target di tahun 2017 juga aku bisa wisuda.

2. Mengajak Keluarga ke Yogyakarta


Pertama kalinya aku jadi anak kost, selepas SMA. Dan itu disaat kuliah. Waktu itu aku diantar Ibu dan adek. Ingin sekali di tahun 2017 ini aku mengajak keluarga untuk liburan ke Yogyakarta.

Di keluargaku yang pernah pergi ke Yogyakarta hanya aku, ibu dan adek. Aku sudah jelas karena kuliah. Ibu biasanya kalau ada pengajian muslimat beberapa bulan sekali ke Yogyakarta dan adek sendiri baru sekali, itupun ketika nganter aku ke Jogja.

Aku ingin sekali mengajak Ibu, Ayah, Adek, Kakek dan Nenek liburan ke Yogyakarta di tahun 2017 nanti. Mudah-mudahan selepas wisuda.

3. Menulis


Bagiku menulis tidak jauh dengan membaca. Dengan membaca kita jadi tahu informasi yang belum kita ketahui sebelumnya. Bisa juga menceritakan kembali dalam bentuk tulisan. Dulu sebelum kuliah jangankan menulis, membaca saja aku sangat susah kecuali kalau mau ujian di sekolah.

Namun dulu ketika SMA aku sedikit demi sedikit dipaksa oleh keluargaku untuk menuliskan kegiatan sehari-hari mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Setelah berjalan beberapa bulan, aku selalu membawa buku kemana-mana. Dengan buku itud aku bisa menuliskan tempat atau kegiatan selama berpergian.

Awal di Yogyakarta aku mempunyai Resolusi ingin bisa menulis buku bersama La Ode Munafar. Salah satu penulis muda yang sudah menulis buku kurang lebih 59 buku. Di tahun 2014 Alhamdulilah resolusiku terwujud. Bahkan Allah kasih lebih, aku mendapatkan 2x kesempatan untuk nulis bersama La Ode Munafar dan teman-teman yang lainnya.

Mulai disitu aku tertarik untuk menuliskan diary, unek-unek hingga cerita perjalananku di blog ini. Dan itu aku lakukan sampai sekarang. Alhamdulilah ada beberapa buku yang sudah aku tulis sampai sekarang.

Dulu aku tidak tahu bedanya penerbit mayor dan indie. Semua bukuku diterbitkan di penerbit indie. Itu semua merupakan langkah awalku untuk terus bisa mencintai membaca dan menulis. Bagiku bisa seperti ini Alhamdulilah dan bersyukur. Di tahun 2017 ini ingin menulis dan mengirimkannya ke penerbit mayor. Dan terus belajar agar bisa tulisanku di muat diberbagai media cetak. Aktif terus nulis di blog, minimal satu minggu sekali.

4. Ngaji


Bagiku ngaji bukan hanya sekedar membaca Al-Qur'an tapi lebih dari itu. Termasuk memahaminya, mengkaji ilmu-ilmu agama lainnya. Ditahun 2017 aku ingin merutinkan membaca Al-Qur'an dan terjemahnya setiap selesai sholat 5 waktu. Sholat ontime di Masjid.

Selain itu aku juga ingin lebih memperlajari dan menghafal ulang surat-surat pendek serta doa-doa setelah sholat. Menghatamkan Al-Qur'an minimal 5x dalam setahun. Membaca buku-buku islami maksimal 3 buku dalam sebulan. Dan merutinkan dzikir pagi, sore dan bersedekah setiap bulannya. Istiqomah menjalankan kewajiban dan sunnahnya.

5. Olahraga


Selain hobiku bersepeda aku juga punya jadwal rutin futsal satu minggu sekali. Di 2017 ini aku ingin merutinkan lari pagi minimal 3x dalam seminggu. Selain itu aku ingin menelusuri tempa-tempat yang asri dengan sepeda. Menjaga asupan makanan dengan buah-buahan minimal dalam satu minggu sekali.

Dan satu lagi yang tak kalah pentingnya bagiku, aku ingin mengatur waktu tidur, ontime maksimal pukul 23.00 sudah tidak berurusan lagi dengan laptop dan sahabat-sahabatnya. Usahakan jangan bergadang. Bangun jam 03.00, mandi dan kemudian memanfaatkan waktu sembari menunggu adzan Shubuh.

Menjaga kesehatan itu sangatlah penting, tanpa kesehatan semuanya tidak bisa berjalan. Termasuk resolusi ini.

6. Bisnis


Di tahun 2017 ini aku ingin lebih memanfaatkan internet untuk jualan. Jualan buku, kaos dan yang lainnya yang bisa dijual :) Sehingga nantinya aku tidak bekerja kepada orang lain. Intinya ingin jadi pengusaha. Pengusaha apa saja.

7. 100 Sahabat Baru


Semakin banyak teman banyak rezeki. 3 bulan terakhir ini Alhamdulilah setiap postinganku selalu ada yang komen. Itu tandanya ada yang membacanya. Aku sangat senang sekali. Serasa berbagi diary itu tidak sia-sia karena ada kalian yang selalu menyempatkan membaca dan memberikan komentar dan masukan.

Nah, di tahun 2017 ini, aku ingin bisa mendapatkan 100 sahabat baru. Baik secara langsung bertemu ataupun di dunia maya, khususnya di blog ini. Harapannya nantinya bisa bertemu secara langsung.

***

Itulah ke-7 resolusiku di tahun 2017. Biasanya aku menuliskan dalam buku dan di tempel ditembok kamarku. Tapi beberapa resolusi ini aku tuliskan di blog ini. Meskipun tak semudah membalikan telapak tangan, tapi yang namanya keinginan, mimpi tentu harus diperjuangkan. Aku percaya Allah tidak akan memeberikan ujian diluar batas kemampuan hambanya. Yang terpenting berjuang, berusaha. Dan jangan lupa untuk selalu bersyuku.

Masalah hasil serahkan semuanya kepada Allah Swt.

Yuk semangat :) Dan jangan lupa untuk berdoa, berusaha, dan selalu berbakti kepada orang tua. Semoga doa dan impian kita semua ditahun 2017 dimudahkan dan terwujud satu per satu..aamiin..

Bagaimana dengan resolusi teman-teman?

December 21, 2016

Tips Sewa Akomodasi Dekat UPH


www.andinugraha.com - Memasuki jenjang perkuliahan menjadi pengalaman berbeda bagi kita, karena kehidupan pada masa perkuliahan sangat berbeda ketika kita masih duduk di bangku SMA. Oleh karena itu, saat menjalani kuliah nanti, kita harus siap secara fisik dan mental untuk menghadapi setiap pengalaman yang akan kita jalani. Jika kamu merupakan mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan, atau lebih dikenal dengan UPH, maka ada beberapa persiapan yang harus kamu lakukan sebelum hari pertama kamu dimulai.

Salah satu persiapan yang penting yang harus kamu perhatikan bahkan dari jauh hari sebelum kuliah kamu dimulai adalah menyewa akomodasi atau tempat tinggal. Kenapa ini penting? Karena kamu sangat membutuhkan tempat tinggal selama menjadi mahasiswa UPH, yang pastinya mendukung kehidupan perkuliahan kamu. Jadi, pastikan akomodasi atau tempat tinggal yang kamu sewa dekat dengan kampus kamu, sehingga kamu tidak membutuhkan transportasi tambahan untuk mengakses kampus kamu dan fasilitas yang kampus UPH punya.

Kamu bisa mempertimbangkan untuk menyewa apartemen untuk tempat tinggal kamu selama kamu kuliah di UPH. Ada beberapa apartemen yang bisa jadi pilihan kamu seperti Apartemen Urban Lippo Karawaci dan Apartemen Gstar U Residence. Dengan menyewa apartemen dekat dengan kampus kamu, kamu juga bisa mendapatkan fasilitas lengkap yang tidak bisa kamu dapatkan saat menyewa tipe akomodasi yang lain, seperti kamar kos. Kamu juga bisa menyewa apartemen dengan harga lebih terjangkau dengan menyewa apartemen bersama teman-teman kamu sehingga kamu bisa menghemat pengeluaranmu untuk akomodasi.

Kamu tidak perlu khawatir untuk menyewa apartemen secara praktis dan mudah, karena di Travelio.com kamu akan menemukan beragam pilihan sewa apartemen dekat UPH yang memiliki fasilitas lengkap dan harganya terjangkau. Tak cuma itu, kamu bisa menggunakan fitur untuk berinteraksi langsung dengan pemilik properti untuk bertanya-tanya soal apartemen yang akan kamu sewa secara lebih lanjut dan juga menawar harga sewa apartemen sebelum deal. Jadi lebih mudah kan? Jadi tunggu apalagi? Segera sewa apartemen dekat UPH dengan harga bersahabat untuk kantong kamu dan dapatkan penawaran menariknya cuma hari ini! Klik disini.